Majemen Maskapai Lion Air Mengeluarkan Rilis Resmi Kronologi Candaan ‘Bom’

0
194

Pontianak, Bangsako.com – Majemen Maskapai Lion Air mengeluarkan rilis resmi terkait kronologi peristiwa seorang penumpang yang bercanda membawa bom dalam pesawat pada penerbangan 28 Mei 2018 pukul 18.50 WIB rute Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (PNK) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan dalam penerbangan tersebut, ada seorang penumpang laki-laki yang bergurau tentang bom (bomb joke), ketika penumpang dalam proses masuk ke pesawat (boarding). “Penumpang yang bergurau tentang bom dan yang diduga membuka paksa jendela darurat sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk proses penyidikan serta pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya di Pontianak, Selasa (29/5).

Akibat candaan seorang penumpang, maka peenrbangan JT687 itu terpaksa ditunda. Setelah melakukan serangkaian prosedural keamanan penerbangan, penumpang kembali diberangkatkan dari Pontianak pukul 21.45 WIB dan mendarat dengan selamat di Cengkareng pukul 23.10 WIB. “Sebelum melakukan penerbangan, pilot dan awak kabin telah menjalankan standar prosedur penanganan ancaman bom,” katanya.

Selia itu, seluruh penumpang, barang bawaan dan bagasi dilakukan pengecekan ulang. “Dengan kerja sama yang baik antara kru pesawat, petugas keamanan bandar udara dan petugas layanan darat, tidak ditemukan barang bukti berupa bom atau benda lain yang mencurigakan di dalam pesawat beregistrasi PK-LOJ,” papar dia.

Maskapai Lion Air mengharapkan pelaku yang diperiksa bisa dibawa sampai tingkat pengadilan.

Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, semua terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong merupakan tindakan melanggar hukum. “Akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib,” jelas dia.

Lion Air Group mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat.

(red/ Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here